4 Ragam Makanan Khas Bengkulu yang Legendaris

4 Ragam Makanan Khas Bengkulu yang Legendaris – Bengkulu bukan sekadar provinsi dengan panorama alam yang indah dan sejarah perjuangan yang kuat. Ia menyimpan kekayaan budaya kuliner yang unik, otentik, dan belum banyak terpublikasikan. Hidangan khas dari wilayah bonus new member ini adalah perpaduan dari warisan Melayu, pengaruh Minangkabau, dan adaptasi lokal terhadap hasil bumi dan laut.

Letak Geografis dan Pengaruh Kuliner

Terletak di pesisir barat Pulau Sumatera, Bengkulu memiliki akses langsung terhadap kekayaan laut dan daratan subur. Faktor-faktor geografis ini sangat berpengaruh terhadap ciri khas kulinernya:

  • Bahan pokok dominan: Ikan laut, udang, kelapa, pisang, dan umbi-umbian.
  • Teknik memasak lokal: Mengasap, mengukus, memasak dalam bambu, dan menumis bumbu segar.
  • Pengaruh etnik: Melayu Bengkulu, Rejang, Serawai, dan suku-suku adat lokal lainnya.

Kombinasi budaya dan sumber daya lokal menciptakan identitas kuliner yang kaya dan berkarakter.

Ragam Makanan Khas Bengkulu yang Legendaris

Berikut beberapa makanan tradisional yang menjadi ikon kuliner provinsi ini:

1. Pendap – Simfoni Rasa Daun dan Rempah

Pendap adalah olahan ikan berbumbu yang dibungkus daun talas dan dimasak dalam waktu lama. Ciri khasnya:

  • Aroma rempah menyengat
  • Tekstur ikan lembut dan menyatu dengan bumbu
  • Rasa pedas-pedas gurih yang meresap hingga ke serat

Pendap sering dihidangkan sebagai menu utama dan menjadi oleh-oleh favorit.

2. Lema – Fermentasi Tradisional yang Penuh Filosofi

Lema adalah makanan fermentasi khas suku Rejang. Dibuat dari ikan atau udang yang dicampur parutan kelapa dan nasi, lalu difermentasikan dalam wadah tertutup:

  • Proses fermentasi mencapai 5–7 hari
  • Rasa asam tajam dan aroma kuat
  • Disajikan sebagai pelengkap nasi hangat

Lema dianggap sebagai bentuk kearifan lokal dalam mengawetkan makanan sekaligus merayakan hasil panen.

3. Gulai Tempoyak – Asam Pedas dari Raja Buah

Gulai tempoyak adalah gulai ikan yang dimasak bersama tempoyak (durian fermentasi):

  • Rasanya unik—asam, pedas, dan sedikit manis
  • Menggunakan ikan patin atau ikan sungai lainnya
  • Warna kuah kekuningan dengan aroma durian yang khas

Makanan ini sangat populer di wilayah Bengkulu bagian hulu yang berbatasan dengan Sumatera Selatan dan Jambi.

4. Bingkul atau Cucur Bengkulu

Kue bingkul adalah jajanan pasar tradisional berupa kue goreng berbentuk bulat pipih yang renyah di luar dan kenyal di dalam:

  • Terbuat dari campuran tepung beras dan gula merah
  • Cocok disajikan bersama teh atau kopi lokal
  • Biasa hadir saat acara kenduri dan perayaan adat
Exit mobile version